Jumat, 18 April 2014

Lahan Berkurang, Ancam Keberhasilan 7,3 % Produksi Beras Bogor


Cibinong|Kotahujan.com-Kabupaten Bogor dengan luas wilayah 2.710, 62 Km2, dimana seluas 48.484 hektarnya merupakan lahan pertanian produktif. Fakta ini memastikan kabupaten Bogor memasukan peran sektor pertanian dalam proses ekonominya, selain perikanan dan kehutanan. Dukungan cakupan wilayah ini ternyata mampu mendorong Kabupaten Bogor meningkatkan produksi padi sebesar 7,3 persen. Capaian ini melebihi target 5 persen pada progam Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) Kementrian Pertanian.

Prestasi yang dicatat pada tahun 2010 lalu itu tak lepas dari penerapan progam Revitalisasi Pertanian, Perikanan dan Peternakan (RP3) yang dicanangkan Bupati Bogor. Progam yang berbasis wilayah pedesaan ini disinyalir sukses, sehingga pada progam P2BN Kabupaten Bogor akan menerima penghargaan dari pemerintah pusat.

“Kabupaten Bogor berhasil melampaui target dari Kementan, yakni 5 persen, sementara kita berhasil sampai angka 7,3 persen maka pemerintah memberikan penghargaan kepada Bupati Bogor,” papar Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor M Zairin, seperti dirilis Antara.

Seperti diketahui, Kementan meluncurkan P2BN yang mewajibkan kabupaten/kota se-Indonesia menaikkan produksi beras sebanyak 5 persen dibandingkan produksi tahun sebelumnya.

Pencapaian ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi Kabupaten Bogor. Saat dimana lahan sebagai pendukung utama sektor pertanian justru mengalami pengurangan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor dalam angka 2011 menyebutkan, luas lahan sawah menurut penggunaannya terus mengalami pengurangan tiap tahunnya akibat alih fungsi. Pada tahun 2008 seluas 48.849 hektare, berkurang menjadi 48.766 hektare pada 2009 dan 48.484 hektare pada 2010.


Posted by: anggit



" Ciptakan Budaya Hidup Bersih Warga Kota Bogor Tidak Lagi Membuang Sampah Ke Sungai Ciliwung "