Gunakan flashplayer untuk melihat video ini

Gunakan flashplayer untuk melihat video ini

Gunakan flashplayer untuk melihat video ini

Gunakan flashplayer untuk melihat video ini

Gunakan flashplayer untuk melihat video ini

V O D (Beta) rss

Recent Posts

Nongkrong

  • Paling asik tuk' nongkrong di Bogor
      rss

3 per 4

  • Lalu lintas dan sudut-sudut jalan di Kota Bogor
      rss

Teladan

  • Memberi contoh dan teladan untuk lainnya
      rss

Komunitas

  • Semarak warga dalam berkarya
      rss

Inisiatif

  • berani mencoba dan berbuat tuk kita semua
      rss

Admin Control Panel

New Post | Settings | Change Layout | Edit HTML | Monetize | Moderate Comments | Sign Out

Berita Terbaru rss

Musik dan Seni rss

Ekonomi rss

Tokoh rss

Dokumenter rss

10 Maret 2010

Yayasan Cipta Mandiri; Lembaga Pendidikan Pribadi dan Ketrampilan


Bertempat di Kawung Luwuk jalan Arzimar II Kelurahan Tegal Gundil Bogor Utara, Yayasan Cipta Mandiri yang berada disana sejak tahun 2004 melakukan pendidikan kepribadian dan ketrampilan hidup untuk anak-anak yang putus sekolah dan masih bersekolah dari wilayah sekitarnya.

Dengan membuka pendidikan dan ketrampilan hidup seperti; Bahasa Inggris; menjahit; komputer; hingga film dan musik Yayasan Cipta Mandiri yang mempunyai murid sebanyak 140 anak berkegiatan setiap harinya dari Senin hingga Sabtu dari jam 8:30 hingga jam 16:30 Wib.
Yayasan ini terbuka untuk umum dengan mensyaratkan peserta didiknya untuk memiliki terlebih dahulu surat keterangan tidak mampu dari lingkungan tempat tinggal seperti dari RT dan RW serta melampirkan kartu keluarga. Menurut Blolohan salah satu pengelola di yayasan ini, yayasan ini bertujuan untuk mendidik masyarakat khususnya anak muda untuk memiliki kepribadian yang baik
Peserta didik Yayasan Cipta Mandiri ini sama sakali tidak dipungut bayaran untuk dapat ikut kegiatan pada yayasan ini. Oprasional pendidikan didapat dari sumbangan para donatur yang beberapa diantaranya berasal dari negara Jerman.

09 Maret 2010

Pengambilan Hu pada Prosesi Cap Go Meh


Bertempat Vihara Danagun Bogor di Pengambilan Hu pada Minggu 21 Februari 2010 yang menandakan urutan peserta festifal untuk perayaan jalanan Cap Gomeh pada 28 Februari lalu melibatkan beberapa perkumpulan Barong dan Liong dari beberapa daerah sekitar Kota Bogor.

Seperti dijelaskan oleh Frengky yang merupakan pengelola Vihara Danagun pada saat itu juga umat Tionghoa melakukan sembahyang berkeliling di delapan vihara berdasarkan delapan hari setelah perayaan ulang tahun Cina atau Imlek. Bersamaan dengan prosesi pengambilan Hu dengan maksud Liong dan Barong yang akan ikut festival nantinya mendapat restu dari dewa dari Vihara Danagun.

22 Februari 2010

Tugas Pokok dan Fungsi Dewan Nasional Perubahan Iklim

Pada kegiatan pameran dan serial diskusi-diskusi yang diadakan di ruang auditorium Squis Center Ford Foundation Indonesia Jakarta pada tanggal 18 hingga 19 Februari kemarin Agus Purnomo menjelaskan secara umum tugas dan fungsi DNPI atau yang lebih dikenal dengan Dewan Nasional Perubahan Iklim.

Dewan ini dibentuk berdasarkan keputusan presiden pada bulan Juli 2008 serta diketuai langsung oleh Presiden serta memiliki dua wakil ketua yaitu Menteri Kesejahteraan Rakyat dan Menteri Perekonomian. DNPI ini memiliki ketua harian yang ditunjuk langsung oleh bapak presiden yaitu Prof Rahmat Witoelar serta mempunyai anggota sebanyak 17 Menteri ditambah satu dari Badan Geofisika dan Climatologi atau BMG.
Pada DNPI terdapat delapan unit kerja dan unit kerja kesekretariatan. Pada unit kerja kesekretariatan ini berfungsi dan bertugas untuk menyiapkan bahan-bahan untuk mengambil keputusan dan menyiapkan delegasi Indonesia untuk negosiasi internasional. Selain itu secretariat DNPI membantu mengkristalkan program-program yang terkait pada isu-isu perubahan iklim di Indonesia.

21 Februari 2010

KPC Lakukan Upaya Lain Penyelamatan Ciliwung

Memperingati satu tahun kiprah KPC (Komunitas Peduli Ciliwung) membersihkan sungai Ciliwung dari sampah. Pada kamis (18/2) malam lalu komunitas ini menggelar acara ruwatan Ciliwung di hulu Ciliwung. Acara yang digelar di Telaga Warna Cisarua Bogor itu berupa doa untuk keselamatan dan mohon ijin kepada Allah SWT agar diijinkan untuk terus membersihkan sungai Ciliwung.

Menurut koordinator KPC, Hapsoro. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPC untuk menyadarkan orang, terutama warga Bogor. Agar bisa menjaga sumber daya air bersejarah yang ada di Bogor, dalam hal ini sungai Ciliwung. Dimana hal itu seharusnya menjadi kebanggaan warga Bogor. Sejauh ini KPC telah melakukan upaya fisik dengan cara mengambil sampah (mulung) di sungai Ciliwung. Hapsoro menambahkan, kegiatan pada kamis malam itu merupakan upaya lain untuk menyadarkan hati orang. Dengan cara mengucap syukur sekaligus berdoa semoga yang dilakukan KPC tetap tulus dan bisa mencapai harapan. Yaitu mengembalikan sungai Ciliwung menjadi bersih, indah dan bermanfaat bagi kepentingan manusia serta menjadi kebanggaan warga Bogor.

Setelah ritual, sebagaimana penuturan Cecep Thoriq dari DAMAS (Daya Masyarakat Sunda). Kegiatan KPC didukung sepenuhnya oleh ‘leluhur’ Pajajaran. Para ‘leluhur’ juga turut mendoakan kepada Allah SWT untuk keselamatan dan kesuksesan KPC menyelamatan Ciliwung. Menurut ‘leluhur’ sebagaimana dituturkan Cecep. Syaratnya hanya satu jangan pernah menjadi sombong (riya') atas apa yang telah dilakukan KPC.

Perubahan Iklim adalah Tanggung Jawab setiap Pribadi

Ditemui di sela-sela kegiatan pameran dan diskusi-diskusi serial yang diadakan di ruang auditorium Squis Center Ford Foundation Indonesia pada tanggal 18 hingga 19 Februari kemarin Charles Wirawan, yang merupakan program manager Eka Tjipta Foundation mengatakan pengurangan emisi dunia tidak hanya dibebankan pada hutan dan industri semata tetapi seharusnya menjadi tanggung jawab personal setiap manusia.

Serial pameran dan diskusi di auditorium Squis Center Ford Foundation Indonesia kemarin adalah serial kegiatan bertajuk “Beranjak dari Copenhagen: Langkah-Langkah Selanjutnya Dalam Menghadapi Perubahan Iklim untuk Indonesia”. Kegiatan ini lebih mengedepankan tentang skema REDD ( Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) atau program pengurangan emisi karbon dari kerusakan hutan dan kemunduran kualitas lahan hutan.
Peserta pameran bertema perubahan iklim dan REDD dari lembaga dan para pihak yang memiliki informasi dan pengetahuan mengenai mitigasi perubahan iklim, kebijakan dan strategi lembaganya untuk menghadapi perubahan iklim. Selain pameran, pada pertama tanggal kamis 18/02 dilakukan juga beberapa serial diskusi-diskusi kelompok dengan berbagai tema diantaranya ; 1) Perkembangan, Dinamika dan Arahan Strategis untuk Rencana, Kebijakan, Pengembangan Tata Pengaturan Mekanisme dan Pembelajaran dari Proyek Demonstrasi REDD. 3) Hak dan Kewajiban Masyarakat dan Masyarakat Adat dalam Mitigasi Perubahan Iklim". 4) Perkembangan mengenai kebijakan dan dukungan untuk memastikan penghargaan terhadap masyarakat dan masyarakat adat dalam mitigasi perubahan iklim.
Dilanjutkan hari kedua dengan kegiatan talk show dipandu oleh Wimar Witoelar dengan pembicara Abdon Nababan dari AMAN (Aliansi Masyarkat Adat Nusantara), Daniel Murdiarso dari CIFOR (Center for International Forestry Research), Agus Purnomo dari DNPI atau Dewan Nasional Perubahan Iklim.
Hadir di kegiatan tersebut wakil-wakil masyarakat seperti LSM, peneliti dan akademisi. Charles Wirawan adalah salah satu peserta yang ikut pada kegiatan tersebut. Menurutnya meskipun isu perubahan iklim merupakan isu global dan saling behubungan satu dengan yang lain, akan tetapi sebenarnya penyelesaiannya dapat dilakukan di tingkat regional. Bahkan menurutnya lagi isu perubahan iklim adalah isu yang sangat pribadi. Hal ini terkait dengan prilaku dan kebiasaan manusia.

Berita Utama rss

Wisata rss

Agenda rss

Lingkungan rss

Tata Ruang rss

Berita Sekolah rss

top  

V O D (Beta)

  • Berita dalam gambar dan suara
      rss

Tata Ruang

  • Tata kelola Bogor
      rss

Wisata

  • Segarkan diri dari penatnya hari
      rss

Kuliner

  • Sajian terbaik di sudut kota
      rss

Pinggiran

  • Dipinggirkan dan terpinggirkan
      rss
  • Langgan
  • Twitter Ikuti kami di Twitter
  • RSS Feed Subscribe dapatkan update
  • Facebook Tukar Berita di Facebook
  • Podcast Coming soon...
Blogumulus by Roy Tanck
TopBottom

  © Kantor Berita Asteki - Bogor KoTa HuJaN 2008

didukung oleh tPort Integration | Back to TOP